APLIKASI METODE OPTIMASI PADA PERANCANGAN
AWAL MESIN BRIKET BATUBARA JENIS ROLLER PRESS
EARLIER DESIGN OPTIMIZATION APLICATION IN THE
DESIGN PROCESS OF ROLLER PRESS TYPE OF COAL BRIQUETTING MACHINE
Master
Theses from JBPTITBPP / 2014-04-11 15:01:06
Oleh : ASEP INDRA KOMARA (NIM : 231 06 005); Pembimbing : Dr. Ir. I Wayan Suweca, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 8 file
Keyword : Optimasi, ALM, multiobyektif, perancangan parametrik
Oleh : ASEP INDRA KOMARA (NIM : 231 06 005); Pembimbing : Dr. Ir. I Wayan Suweca, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 8 file
Keyword : Optimasi, ALM, multiobyektif, perancangan parametrik
Perancangan adalah proses yang iteratif. Proses
perancangan konvensional bergantung kepada intuisi, pengalaman-pengalaman dan
keahlian yang dimiliki seorang perancang. Saat ini proses perancangan dilakukan
untuk mencari solusi rancangan yang optimum melalui proses optimasi
perancangan. Merancang tidak hanya banyak atau sedikitnya intuisi yang memandu
seorang perancang untuk membuat inovasi baru, tetapi juga terdiri atas analisis,
hasil-hasil presentasi, simulasi dan optimasi. Hal ini merupakan unsur penting
dalam proses iterasi menuju rancangan yang feasible dan rancangan akhir yang
optimum.
Konsep perancangan awal dengan optimasi ini (earlier
design optimization) akan diterapkan pada perancangan sistem roller press pada mesin
pembriketan batubara untuk mencari dimensi optimum dari sistem roller press dan
kapasitas pembriketan untuk satu unit mesin. Proses optimasi perancangan sistem
roller press memiliki beberapa fungsi tujuan (multicriteria design
optimization) dengan beberapa parameter rancangan yang meliputi karakteristik
material batubara, kondisi operasi mesin pembriketan dan kondisi alat
transportasi. Parameter lain yang berkaitan dengan model geometrik diatur
melalui parametric design. Parameter-parameter tersebut dirumuskan kedalam
persamaan matematis dan kemudian dioptimasi dengan menggunakan metode Augmented
Lagrange Multiplier (ALM).
Berdasarkan pada analisis ini, maka dapat disimpulkan bahwa optimasi perancangan dengan parametric design pada proses perancangan awal sistem roller press dapat diimplementasikan dengan baik. Pada studi kasus ini diperoleh nilai kapasitas optimum sebesar 19,7 ton/jam dengan berat sistem roller press 5268 kg. Nilai variabel rancangan dari sistem roller press dapat digunakan sebagai acuan awal perancangan pada tahapan perancangan selanjutnya sampai pada pengembangan rancangan detail akhir.
Berdasarkan pada analisis ini, maka dapat disimpulkan bahwa optimasi perancangan dengan parametric design pada proses perancangan awal sistem roller press dapat diimplementasikan dengan baik. Pada studi kasus ini diperoleh nilai kapasitas optimum sebesar 19,7 ton/jam dengan berat sistem roller press 5268 kg. Nilai variabel rancangan dari sistem roller press dapat digunakan sebagai acuan awal perancangan pada tahapan perancangan selanjutnya sampai pada pengembangan rancangan detail akhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar