Senin, 27 Oktober 2014

PEMBUATAN SISTEM PENGUJIAN DAN PENGUJIAN SMALL TURBOJET ENGINE


Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-03-19 13:57:31
Oleh : I GUSTI K. ADHI YULIARTHA (NIM 13603027), S1 - Department of Aerospace Engineering
Dibuat : 2008, dengan 8 file

Keyword : turbojet engine, turbin gas, UAV (unmanned aerial vehicle)
Turbin gas adalah salah satu mesin yang berdaya guna tinggi saat ini, baik dalam dunia industri, transportasi, serta pertahanan-keamanan. Secara garis besar turbin gas dapat digolongkan menjadi dua yaitu turbin gas daya yang menghasilkan energi listrik dan turbin gas propulsi yang menghasilkan gaya dorong. Pada tugas akhir ini, dilakukan pengujian untuk memverifikasi kinerja mesin turbojet "Olympus" yang dibuat oleh AMT Netherland. Mesin turbojet ini akan digunakan sebagai sistem propulsi pada unmanned aerial vehicle (UAV). Parameter yang diverifikasi adalah temperatur keluar nozzle, laju aliran bahan bakar dan udara, kecepatan putar kompresor, serta gaya dorong yang dihasilkan. Untuk mengukur parameter-parameter tersebut, dirancang dan dibuat alat-alat ukur yang sesuai:
1. Gaya dorong diukur menggunakan load cell,
2. Laju aliran udara diukur menggunakan tabung yang dilengkapi tabung pitot,
3. Laju bahan bakar diukur menggunakan timbangan digital,
Putaran mesin dan temperatur keluar nozzle diukur menggunakan ECU (electronic control unit), sensor yang diberikan oleh AMT Netherland.
Analisis kinerja dari turbojet tersebut diukur pada masing-masing kondisi operasinya. Kinerja turbojet diukur sebagai gaya dorong yang dihasilkannya pada keluar nosel. Pada tugas akhir ini, dilakukan pengujian menggunakan outdoor test bed karena memberikan hasil pengukuran yang akurat. Hasil pengujian tersebut perlu divalidasi dengan perhitungan teoritik serta pembandingan dengan referensi lain yang menyediakan data kinerja turbojet "Olympus" tersebut.
                                                    



ANALISIS TEGANGAN PADA SUDU HIGH PRESSURE TURBINE STAGE 1 MESINCF6-80C2 MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA



Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-06-13 13:32:19
Oleh : SILUR SASAKAWA ISKANDAR (NIM: 13607048); Pembimbing: Dr. Hendri Syamsudin; Dr. Eng. Arif Sugianto (PT. GMF); Dr. Djarot Widagdo, S1 - Department of Aerospace Engineering
Dibuat : 2011, dengan 7 file

Keyword : Sudu turbin, metode elemen hingga, tegangan termal, beban sentrifugal, Abaqus
Bagian dari mesin turbofan CF6-80C2 milik Garuda Indonesia yang sering mengalami kerusakan sehingga dilakukan engine removal tak terjadwal adalah sudu turbin stage 1. Berdasarkan hasil analisis kegagalan secara metalurgi pada sudu yang mengalami rupture, dilaporkan bahwa kegagalan terjadi karena adanya retak yang merambat. Inisiasi retak muncul dari dalam struktur sudu yaitu pada permukaan rongga pendingin karena degradasi struktur akibat lingkungan operasional pada temperatur tinggi. Retak muncul dari bagian dalam sudu diduga karena bagian tersebut memiliki tegangan yang lebih tinggi daripada bagian lain.

Analisis tegangan pada struktur sudu turbin mesin CF6-80C2 telah dilakukan menggunakan metoda elemen dengan bantuan perangkat lunak Abaqus. Beban yang diperhitungan adalah beban statik; sentrifugal, aerodinamika dan termal pada kondisi steady. Selain itu, dilakukan metalografi pada sudu turbin yang belum mengalami kegagalan untuk mengetahui adanya retak pada sudu. Tahap metalografi yang dilakukan meliputi pemotongan spesimen, mounting, grinding, polishing dan pengamatan menggunakan mikroskop stereo.

Hasil analisis elemen hingga menunjukkan bahwa tegangan paling tinggi terjadi pada daerah rongga pendingin. Pada permukaan luar airfoil terjadi tegangan tekan sedangkan tegangan tarik terjadi pada bagian rongga pendingin. Artinya, lapisan coating pada bagian permukaan rongga pendingin lebih rentan mengalami kerusakan. Hasil metalografi menunjukkan inisiasi retak muncul dari sebelah dalam sudu sehingga sulit terdeteksi melalui boroskop pada saat overhaul sehingga perlu metode yang dapat mendeteksi adanya retak tersebut. Salah satu metode yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan radiografi. Meskipun demikian, radiografi tidak dibahas lebih jauh dalam penelitian ini sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kemungkinan penggunaaan radiografi.





PROTOTIPE SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA KERUSAKAN MESINTURBOPROP CT7-9C


Master Theses from JBPTITBPP / 2012-06-19 11:55:06
Oleh : Wahyudi (NIM : 233 94 020), S2 - Instrumentation and Control
Dibuat : 1997-04-00, dengan 7 file

Keyword : expert system ; computer ; artificial intelligence ; CT7-9C turboprop.
Kepala Subjek : Engineering
Nomor Panggil (DDC) : T 621.406 WAH
Abstrak:



Sistem pakar adalah salah satu bidang dari intelegensia buatan yang dirancang untuk membantu manusia dalam memecahkan suatu permasalahan tertentu yang biasanya dikerjakan oleh seorang pakar.



Pada penelitian ini dikembangkan prototipe sistem pakar untuk diagnosa kerusakan mesin turboprop CT7-9C. Penelitian dilakukan di Universal Maintenance Center PT. IPTN. Mesin turboprop CT7-9C biasa digunakan sebagai tenaga pendorong pesawat jenis komuter seperti CN235-100. Diagnosa kerusakanmesin turboprop CT7-9C terdiri dari dua jenis pengujian yaitu pengujian fungsionil (fuctional test) dan pengujian kinerja (performance test). Pengujian mesin ini bertujuan agar mesin dapat beroperasi sebagaimana mestinya dan dalam kondisi man, artinya mesin dapat menghasilkan daya yang dikehendaki dengan suhu masukan turbin daya (T45) yang diperbolehkan. Pengujian fungsionil terdiri dari 13 bagian kasus pengujian yang akan didiagnosa, sedang pengujian kinerja memerlukan 11 data mesin yang selanjutnya dipergunakan untuk mengetahui apakah terjadi kerusakan pada bagian kompresor, bagian panas, dan bagian turbin daya. Diagnosa kerusakan akan berakhir jika mesin sudah dalam kondisi baik, yaitu jika T45 margin diatas 30 derajat C atau untuk pekerjaan kecil (minor work scope) adalah antara 20 derajat C sampai dengan 30 derajat C .



Implementasi program menggunakan perangkat pengembangan sistem pakar INSIGHT 2+. Sistem pakar yang dikembangan terdiri dari 357 kaidah produksi dan 975 fakta. Pengujian kinerja dilakukan dengan menentukan letak kesebelas data mesin terhadap 12 grafik acuan yang telah ditentukan oleh pakar. Posisi data mesin terhadap grafik juga digunakan sebagai nilai keyakinan (confidence factor) dari kesimpulan yang ditemukan. Untuk mengatasi keterbatasan memori yang disediakan INSIGHT 2+, maka dalam pembuatan program, sistem pakar ini dibagi menjadi dua bagian yaitu ujiutama.prl dan kinerja.prl yang dengan sharedchain, kinerja.prl dapat digabung ke dalam ujiutama.prl.



Penelitian ini bertujuan untuk membantu para teknisi dalam melakukan tugas perawatan mesin turboprop CT7-9C di UMC PT. IPTN Bandung, terutama untuk efisiensi kerja, keterbatasan pakar yang ada, dan mengurangi kemungkinan kesalahan manusia (human error) dalam proses pendiagnosaan. Sistem pakar ini dibuat terbuka sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penambahan keahlian pars pakar. Untuk pengembangan lebih lanjut disarankan untuk menggabung file program pada test cell ke dalam sistem pakar ini, sehingga pada pengujian kinerja bersifat on-line dimana teknisi tidak perlu memasukkan data secara manual. 

Selasa, 21 Oktober 2014



APLIKASI METODE OPTIMASI PADA PERANCANGAN AWAL MESIN BRIKET BATUBARA JENIS ROLLER PRESS

EARLIER DESIGN OPTIMIZATION APLICATION IN THE DESIGN PROCESS OF ROLLER PRESS TYPE OF COAL BRIQUETTING MACHINE

Master Theses from JBPTITBPP / 2014-04-11 15:01:06
Oleh : ASEP INDRA KOMARA (NIM : 231 06 005); Pembimbing : Dr. Ir. I Wayan Suweca, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 8 file

Keyword : Optimasi, ALM, multiobyektif, perancangan parametrik
Perancangan adalah proses yang iteratif. Proses perancangan konvensional bergantung kepada intuisi, pengalaman-pengalaman dan keahlian yang dimiliki seorang perancang. Saat ini proses perancangan dilakukan untuk mencari solusi rancangan yang optimum melalui proses optimasi perancangan. Merancang tidak hanya banyak atau sedikitnya intuisi yang memandu seorang perancang untuk membuat inovasi baru, tetapi juga terdiri atas analisis, hasil-hasil presentasi, simulasi dan optimasi. Hal ini merupakan unsur penting dalam proses iterasi menuju rancangan yang feasible dan rancangan akhir yang optimum. 

Konsep perancangan awal dengan optimasi ini (earlier design optimization) akan diterapkan pada perancangan sistem roller press pada mesin pembriketan batubara untuk mencari dimensi optimum dari sistem roller press dan kapasitas pembriketan untuk satu unit mesin. Proses optimasi perancangan sistem roller press memiliki beberapa fungsi tujuan (multicriteria design optimization) dengan beberapa parameter rancangan yang meliputi karakteristik material batubara, kondisi operasi mesin pembriketan dan kondisi alat transportasi. Parameter lain yang berkaitan dengan model geometrik diatur melalui parametric design. Parameter-parameter tersebut dirumuskan kedalam persamaan matematis dan kemudian dioptimasi dengan menggunakan metode Augmented Lagrange Multiplier (ALM).

             Berdasarkan pada analisis ini, maka dapat disimpulkan bahwa optimasi perancangan dengan parametric design pada proses perancangan awal sistem roller press dapat diimplementasikan dengan baik. Pada studi kasus ini diperoleh nilai kapasitas optimum sebesar 19,7 ton/jam dengan berat sistem roller press 5268 kg. Nilai variabel rancangan dari sistem roller press dapat digunakan sebagai acuan awal perancangan pada tahapan perancangan selanjutnya sampai pada pengembangan rancangan detail akhir.



Penerapan Metode MIH Dalam Diagnosis Sumber Kesalahan Mesin Perkakas NC.

Master Theses from / 2004-11-11 04:50:11
Oleh : Nasril, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2003-00-00, dengan 1 file

Keyword : Metrologi Mesin Perkakas, Ballbar,
Model Matriks Transformasi Homogen, Interpolasi Lingkaran.
Nomor Panggil (DDC) : T 621.902 NAS
Sumber pengambilan dokumen : 2003/1841

Berbagai teknologi baru telah dikembangkan pada mesin perkakas untuk menghasilkan produk yang berkualitas dengan produktivitas tinggi. Sebagai contoh: pengembangan teknologi yang berkaitan dengan metrologi mesin perkakas untuk industri dan pengguna =sin perkakas (pengujian kualitas, diagnosis sumber-sumber kesalahan dan (kompensasi). Pada penelitian ini telah berhasil dikembangkan suatu teknik baru untuk diagnosis sumber-sumber kesalahan mesin perkakas NC dengan metode Ballbar. 

Teknik diagnosis sumber-sumber kesalahan mesin perkakas NC yang dikembangkan berdasarkan pada model Matriks Transformasi Homogen (MTH) pada gerakan interpolasi lingkaran. Pada penelitian ini telah dilakukan kajian teoritik sumber-sumber kesalahan mesin perkakas dengan model matriks transfonnasi homogen pada gerakan interpolasi lingkaran seperti: backlash, lateral play, kesalahan siklik, servo mismatch, kesalahan ketegaklurusan, kesalahan kelurusan dan scale mismatch.

 Teknik diagnosis sumber-sumber kesalahan mesin perkakas dengan model matriks transformasi homogen yang dikembangkan ini memiliki kelebihan yaitu dapat dikembangkan sesuai dengan kemampuan merumuskan kesalahan-kesalahan tersebut dalam bentuk persamaan matriks transformasi homogen. Dalam pemlitian ini dilakukan penerapan teknik diagnosis yang telah dikembangkan pada data hasil pengukuran ketelitian beberapa mesin perkakas dengan menggunakan beberapa metode atau model seperti software Renishaw, metode Kuadran dan model Matriks Transformasi Homogen.


PEMODELAN MESIN BUBUT CERDAS
Smart Lathe Modeling
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2008-07-04 16:47:35
Oleh : LINDUNG PARINGOTAN MANIK (NIM 13103019), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Seiring dengan kemajuan zaman, industri manufaktur menghadapi tuntutan pasar yang semakin dinamis dan persaingan yang semakin ketat. Produksi dengan banyak variasi dan jumlah produk setiap varian yang sedikit sulit dilakukan. Tuntutan yang demikian hanya dapat dipenuhi jika suatu industri menguasai teknologi dan sistem informasi produksi. Sistem Produksi Terdistribusi Mandiri (SPTM) merupakan salah satu sistem manufaktur dimana setiap bagiannya mampu bekerjasama dengan baik. Salah satu mesin perkakas yang terdapat dalam SPTM adalah mesin bubut. http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdl-lindungpar-30853&q=mesin%20perkakas.

 Mesin bubut dapat dipergunakan untuk aplikasi yang sangat luas. Untuk itu diperlukan kemampuan yang cukup tinggi untuk menguasai elemen-elemen yang terdapat dalam mesin bubut. Dengan adanya suatu model mesin bubut yang cerdas, maka perencanaaan proses di mesin bubut akan konsisten, seragam, optimum, cepat dan tepat tanpa mengesampingkan kualitas produk. Pemodelan mesin bubut cerdas ini menggunakan metode berorientasi obyek dimana metode ini berusaha untuk membuat model obyek secara natural sesuai dengan sifat sebenarnya.

Model mesin bubut cerdas dirancang terdiri atas modul-modul sebagai berikut: pengelolaan data workshop, pengelolaan data mesin perkakas, pengelolaan data pemesinan, dan pengelolaan data kelengkapan perkakas potong. Dengan adanya modul-modul ini diharapkan sistem ini memiliki kecerdasan-kecerdasan sebagai berikut: memiliki fungsi pengelolaan data seperti penambahan, pengubahan, dan penghapusan data; memiliki fungsi pemilihan alternatif tool set; memiliki fungsi pemilihan parameter operasi; dan memiliki fungsi penghitungan ongkos pemesinan.

Senin, 13 Oktober 2014



SIMULASI PENGENDALIAN GERAK ROBOT MOBIL BERPENGGERAK DIFFERENSIAL BERDASARKAN METODE V,W TRACKING CONTROL BERBASIS PROPORTIONAL DERIVATIVE
MOTION CONTROL SIMULATION OF DIFFERENTIALY DRIVEN MOBILE ROBOT BASED ON V,W TRACKING CONTROL METHOD WITH PROPORTIONAL DERIVATIVE
Description:
Robot mobil adalah konstruksi robot yang ciri khasnya mempunyai roda untuk menggerakkan keseluruhan badan robot tersebut, sehingga robot tersebut dapat melakukan perpindahan posisi dari satu titik ke titik yang lain.
Setiap robot mobil memiliki model dinamik yang berbeda tergantung dari segi pembahasannya. Salah satu tipe mobile robot adalah robot mobil berpenggerak di
erensial(DDMR). Robot mobil ini memiliki masalah pada pelacakan lintasan yaitu masalah kendali gerak robot untuk mengikuti lintasan yang ditentukan.
Pada tugas akhir ini akan mensimulasikan pengendalian gerak robot mobil yang bersifat nonholonomik dan menganalisa kinerja kendali proportional derivative dalam kondisi dengan atau tanpa gangguan dari luar. Parameter - parameter dari proportional derivative diperoleh dengan cara trial error.

ESTIMASI POSISI ROBOT MOBIL MENGGUNAKAN UNSCENTED KALMAN FILTER
POSITION ESTIMATION OF MOBILE ROBOT BY USING UNSCENTED KALMAN FILTER
Description:
Robot Mobil atau Mobile Robot adalah konstruksi robot yang ciri khasnya mempunyai roda untuk menggerakkan keseluruhan badan robot tersebut, sehingga robot tersebut dapat melakukan perpindahan posisi dari satu titik ke titik yang lain dengan lintasan yang telah ditentukan.
Tetapi terkadang sebuah robot mobil tidak secara tepat mengikuti lintasan yang telah ditentukan. Sehingga diperlukan metode untuk mengestimasi posisi robot mobil agar berjalan sesuai dengan lintasan yang telah ditentukan. Metode yang akan digunakan dalam tugas akhir ini adalah Unscented Kalman Filter (UKF).
Metode ini dipilih karena dapat digunakan untuk mengestimasi model dinamik linear maupun model dinamik nonlinear. 

PERANCANGAN CETAKAN BAGASI SEPEDA MOTOR (HONDA) PADA PROSES INJECTION MOLDING
DESIGN OF MOTORBIKE LUGGAGE CASTING (HONDA) ON PROCESS INJECTION MOLDING
Description:
PT. ASTRA OTOPART merupakan perusahaan yang memproduksi komponen  komponen sepeda motor. Karena ada permintaan dari masyarakat untuk fungsi sepeda motor sebagai sarana angkut barang, PT. ASTRA OTOPART berusaha untuk memproduksi bagasi sepeda motor yang terbuat dari plastik.
            Sampai saat ini produk tersebut belum dibuat dan akan dibuat di dalam perusahaan sendiri. Untuk mendukung hal tersebut perlu dirancang cetakan untuk proses injection molding yang sesuai. Pada Tugas Akhir ini akan di rancang proses injection molding untuk bagasi sepeda motor. Langkah awal yang dilakukan adalah menggambar produk tersebut dalam model 3 dimensi dengan menggunakan Mechanical Desktop.
Dengan menggunakan mesin injection Mitsubhisi Met III Series kapasitas 300 ton dirancang cetakan dan komponen utamanya meliputi jumlah dan lay out cavity, sistem saluran, clamping force, saluran pendinginan dan pendukung lainnya, selanjutnya gambar cetakan tersebut di eksport kedalam bentuk IGS / STL dengan menggunakan Moldflow Plastic Insight 5.0 untuk disimulasikan dan mengevaluasi proses cetakan. Dari hasil perancangan dapat diperoleh jumlah cavity adalah 1, dimensi sistem saluran dan estimasi harga pembuatan untuk proses manufacture 1 cetakan bagasi sepeda motor bottom cover sebesar Rp. 87.909.687, dan berupa parameter proses yang dijadikan sebagai acuan pada injeksi molding.

Senin, 06 Oktober 2014

video tentang mesin bubut


silahkan komentarnya dan di lake kin ya..


CARA MERUBAH 3 GP KE WMV
Pertama jika video kalian masih ada di hp dan formatnya msh 3gp video anda simpan terdahulu ke computer anda/laptop anda,lalu anda buka program CONVENTER lalu klik NEW TASK terus pilih video yang anda simpan dan klik open, setelah anda klik open nanti akan muncul sebuah enam judul.
Contohnya :
-Pocket Player
-Convert  & Burn
-Web
-Video File
-Audio File
-AVCHD & HD Video
Di salah satu enam home itu anda pilih VIDEO FILE setelah itu ada berbagai macam pilihan format video seperti :
-3GP                 -ASF                           -AVI                -FLV                -GIF
-MOV               -MP4                          -MPEG           -SWF              -TS
-WMV              -JPEG IMAGES         -MKV             

Dan anda kilk WMV lalu tunggu sejenak  terus anda pilih CONVERT NOW, tunggu converting sampai 100%, nanti secara otomatis video anda akan berubah format yang tadinya 3GP menjadi WMV dan otomatis dia akan menyimpan video anda ke folder VIDEOS.