Minggu, 30 November 2014

PEMBUATAN INJECTOR TESTING RIG BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER

Master Theses from JBPTITBPP / 2009-03-02 09:42:56
Oleh : CHRISTIAN ARTHUR SILALAHI (NIM 23105011), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007, dengan 7 file

Motor bensin merupakan mesin yang melakukan konversi energi yang terkandung dalam bahan bakar menjadi energi mekanik. Proses ini diawali dengan pencampuran bahan bakar (bensin) dengan udara, kemudian campuran masuk ke dalam ruang bakar selanjutnya dibakar dengan bantuan busi. Pada awalnya sistem pencampuran bahan bakar ini dilakukan dengan mengunakan karburator, tetapi seiring dengan kemajuan bidang kontrol dan sensor, pencampuran bahan bakar dan udara dilakukan dengan sistem injeksi agar dicapai kondisi operasi yang lebih efisien. Berbagai sensor yang memantau kondisi mesin merupakan pemberi input data ke Electronic Control Unit (ECU) dan selanjutnya ECU menghasilkan sinyal yang memerintahkan injektor untuk menyemprotkan bensin.Penggunaan sistem injeksi juga dapat mengalami masalah bila kualitas bahan bakar yang melewatinya tidak baik.

Bensin yang berkualitas rendah akan cenderung membentuk deposit pada injektor, yang dapat menyebabkan pengurangan laju aliran bensin pada kondisi yang sudah ditetapkan ECU. Campuran bensin-udara yang tidak stokiometrik akan menyebabkan daya motor berkurang selain itu akan menghasilkan emisi gas buang lebih tinggi.Untuk mengetahui derajat terbentuknya deposit pada injektor diperlukan alat uji yang dapat melakukan pengukuran secara kualitatif dan kuantitatif, yaitu melalui pengamatan bentuk semprotan yang terjadi dan pengukuran volume semprotan injektor Alat uji yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat dipakai sebagai alat ukur untuk pengujian deposit pada injektor yang mengacu pada standar ASTM D5598.

 Untuk menggantikan fungsi ECU yang memberikan sinyal ke injektor, dikembangkan sistem kontrol berbasis PLC yang dipilih karena kemudahan dalam pemrogramannya. PLC diprogram agar memberikan sinyal kepada injektor dalam 3 mode yang mewakili 3 putaran motor. Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap injektor yang dianggap mewakili keadaan injektor yang sudah terbentuk deposit. Sesuai dengan standar ASTM D5598, dilakukan perbandingan injektor sebelum dan sesudah diukur untuk mengetahui deposit yang terbentuk. Jika suatu saat dibutuhkan pengujian dengan mode yang berbeda maka PLC dapat diprogram ulang.


ANALISIS KEGAGALAN TERHADAP NOSE LANDING GEAR AXLE

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-02-11 14:43:09
Oleh : MUHAMMAD DODY KURNIAWAN (NIM 13101011), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Sebuah pesawat mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kerusakan nose landing gear dan komponen lainnya. Komponen nose landing gear yang patah adalah axle kiri dan kanan. Untuk mencari beban yang menyebabkan nose landing gear axle patah, dalam penelitian ini digunakan cara analisis tegangan dan pemeriksaan material axle. Beban-beban tersebut dapat dicari dengan data berikut:
1. Bentuk dan ukuran patahan yang terjadi pada axle.
2. Dimensi komponen.
3. Kekuatan material axle.

Uji kekerasan dilakukan dengan menggunakan mikro Vickers. Hasil dari uji keras tersebut menunjukkan permukaan lebih keras dibandingkan bagian dalam. Kekerasan yang tidak merata disebabkan karena bagian tengah dalam mengalami pendinginan yang lebih lama dari permukaan sehingga atom karbon lebih banyak berdifusi keluar membentuk carbide. Pada bagian permukaan, atom-atom karbonnya langsung terperangkap dan fasanya martensit.

 Proses perlakuan panas yang terjadi pada axle ini adalah quenching dan tempering. Berdasarkan analisis tegangan dengan metode mekanika klasik didapat besar beban penyebab patahnya nose landing gear axle jauh melebihi gaya statik yang dapat diterima. Beban tersebut jauh lebih besar dari beban pesawat sehingga dapat disimpulkan pada saat mendarat nose landing gearmenyentuh landasan terlebih dahulu.


APLIKASI METODE OPTIMASI PADA PERANCANGAN AWAL MESIN BRIKET BATUBARA JENIS ROLLER PRESS

Master Theses from JBPTITBPP / 2014-04-11 15:01:06
Oleh : ASEP INDRA KOMARA (NIM : 231 06 005); Pembimbing : Dr. Ir. I Wayan Suweca, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 8 file

Perancangan adalah proses yang iteratif. Proses perancangan konvensional bergantung kepada intuisi, pengalaman-pengalaman dan keahlian yang dimiliki seorang perancang. Saat ini proses perancangan dilakukan untuk mencari solusi rancangan yang optimum melalui proses optimasi perancangan. Merancang tidak hanya banyak atau sedikitnya intuisi yang memandu seorang perancang untuk membuat inovasi baru, tetapi juga terdiri atas analisis, hasil-hasil presentasi, simulasi dan optimasi. Hal ini merupakan unsur penting dalam proses iterasi menuju rancangan yang feasible dan rancangan akhir yang optimum. Konsep perancangan awal dengan optimasi ini (earlier design optimization) akan diterapkan pada perancangan sistem roller press pada mesin pembriketan batubara untuk mencari dimensi optimum dari sistem roller press dan kapasitas pembriketan untuk satu unit mesin. 

Proses optimasi perancangan sistem roller press memiliki beberapa fungsi tujuan (multicriteria design optimization) dengan beberapa parameter rancangan yang meliputi karakteristik material batubara, kondisi operasi mesin pembriketan dan kondisi alat transportasi. Parameter lain yang berkaitan dengan model geometrik diatur melalui parametric design. Parameter-parameter tersebut dirumuskan kedalam persamaan matematis dan kemudian dioptimasi dengan menggunakan metode Augmented Lagrange Multiplier (ALM). 

Berdasarkan pada analisis ini, maka dapat disimpulkan bahwa optimasi perancangan dengan parametric design pada proses perancangan awal sistem roller press dapat diimplementasikan dengan baik. Pada studi kasus ini diperoleh nilai kapasitas optimum sebesar 19,7 ton/jam dengan berat sistem roller press 5268 kg.Nilai variabel rancangan dari sistem roller press dapat digunakan sebagai acuan awal perancangan pada tahapan perancangan selanjutnya sampai pada pengembangan rancangan detail akhir.


Senin, 24 November 2014


PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM KENDALI PI ANTI WINDUP KONVERTER DC-DC 2 KUADRAN PADA SISTEM TENAGA HIBRIDA BERBASIS SEL BAHAN BAKAR HIDROGEN
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-08-21 14:33:25
Oleh : STEVEN TASLIM (NIM : 13206021); Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Bambang Riyanto Trilaksono; Dr. Ir. Pekik Argo Dahono, S1 - Department of Electrical Engineering
Dibuat : 2010, dengan 7 file

Sistem tenaga hibrida terdiri dari beberapa komponen berupa sel bahan bakar hidrogen (Fuel Cell), baterai Li-Ion, dan juga Superkapasitor. Adapun sistem ini digunakan untuk memberikan daya ke beban dinamis melalui suatu DC Bus. Tujuan utama dari sistem tenaga hibrida ini adalah untuk memperbaiki respon transien dan kinerja sistem secara keseluruhan. Konverter DC-DC yang menjadi topik tugas akhir ini adalah konverter 2 kuadran dimana daya dapat mengalir 2 arah baik masukan (input) ke keluaran (output) ataupun sebaliknya. Konverter ini DC-DC dirancang untuk mendukung sumber energi tambahan pada sistem yaitu baterai dan superkapasitor. Konverter DC-DC dirancang untuk meregulasi tegangan output DC Bus serta menyesuaikan mode kerja superkapasitor.

 Mode kerja ini dapat bersifat mengeluarkan energi (discharging) ataupun menyimpan energi (charging). Hasil dari perancangan konverter DC-DC adalah penggunaan saklar MOSFET sebanyak 2 buah, induktor L sebesar 333 𝜇𝐻, kapasitor C sebesar 140.625 𝜇𝐹, serta rangkaian superkapasitor yang memanfaatkan 9 buah superkapasitor 120 F. Hasil simulasi dan implementasi menghasilkan output sesuai dengan keinginan. Adapun frekuensi switching yang digunakan adalah 25 kHz. Untuk kendali konverter sendiri digunakan proportional integral (PI) dan juga hysteresis sebagai pengendali arus. Adapun pengendali PI ini menggunakan Anti Windup untuk meningkatkan kinerja dan membatasi sinyal kendalian yang dihasilkan. 

Setelah dilakukan perancangan dan implementasi DC konverter, dilakukan suatu pemodelan dinamis untuk menghasilkan suatu model yang menggambarkan karakteristik dari konverter. Model dinamis ini dibentuk dalam ruang keadaan dengan mengambil arus induktor dan tegangan kapasitor sebagai status, tegangan bus sebagai output, serta memiliki 3 buah input yaitu arus superkapasitor, tegangan superkapasitor, dan faktor kerja.


PERANCANGAN DAN SIMULASI DIODA AVALANS SILIKON 2KW DENGAN STRUKTUR GUARD RING

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-01-30 14:49:02
Oleh : ARNE ADRYANTA BANGUN (NIM 13202106), S1 - Department of Electrical Engineering
Dibuat : 2007, dengan 7 file

Gejala transien seperti petir dapat terjadi setiap saat tanpa bisa diprediksi. Dengan timbulnya gejala tersebut setiap saat tanpa bisa diprediksi, spikes yang ditimbulkannya dapat memberikan energi, baik berupa arus ataupun tegangan yang sangat besar, melalui konduktor yang terhubung pada perangkat elektronika. Jika gejala transien tersebut memasuki suatu perangkat elektronika, maka gejala transien tersebut akan menimbulkan impuls arus yang sangat besar terhadap piranti-piranti yang terdapat dalam rangkaian elektronika tersebut. Apabila batas arus atau tegangan yang sudah dispesifikasi terlewati, maka perangkat elektronika tersebut akan mengalami kerusakan.


 Oleh karena itu, proteksi gelombang pada ribuan interface sambungan sinyal sangat dibutuhkan untuk menghindari tegangan spikes dengan menggunakan devais Silicon Transient Voltage Suppressor (TVS).Untuk mencegah terjadinya kerusakan pada rangkaian akibat dari gejala transien tersebut, Laboratorium Devais dan Pemrosesan IC ITB tengah mengembangkan suatu devais dioda avalans silikon dengan struktur Guard Ring untuk keperluan proteksi perangkat elektronika dari gejala transien yang dapat timbul. Devais ini terbuat dari sambungan silikon tipe-p+ dan tipe-n serta p doped guard ring. Keunggulan struktur guard ring ini dibandingkan struktur dioda yang umum adalah kemampuannya untuk mengurangi arus bocor dan noise avalans.

Karakteristik yang dimilikinya adalah breakdown dengan impact ionization. Yang diharapkan dari dioda ini adalah dengan tegangan reverse 200 V + 20% akan menghasilkan arus sebesar 10A atau dapat melewatkan daya sebesar 2000 Watt.Untuk melihat kemampuan devais SAD dalam meredam gejala transien yang hendak memasuki suatu perangkat elektronika, maka kita akan melakukan pengujian dengan simulator SPICE. Dioda avalan akan dimodelkan dengan sebuah rangkaian pengganti, sedangkan perangkat elektronika yang akan diproteksi dimodelkan dengan sebuah resistor. Dari hasil pengujian tersebut, kita dapat melihat kemampuan diodaavalans yang berstruktur guard ring, 97 % terbukti mampu meredam gejala transien yang dapat membahayakan suatu perangkat elektronika. 

ANALISA DAN SIMULASI PENGENDALI TEGANGAN DENGAN KAPASITORPADA GENERATOR INDUKSI TERISOLIR

Master Theses from JBPTITBPP / 2008-03-10 11:15:38
Oleh : Salama M. (NIM 232 92 042), S2 - Electrical Engineering
Dibuat : 1994-12-00, dengan 9 file

Keyword : Pengendali tegangan, Kapasitor, Generator induksi terisolir
Subjek : Electric power systems - Electrical engineering

            Tulisan ini menganalisa suatu mesin induksi yang berfungsi sebagai generator induksi terisolir (berdiri sendiri) yang tegangan terminalnya tergantung pada parameter mesin, nilai kapasitor eksitasi, kecepatan putar dan beban. Fokus penelitian adalah menentukan kebutuhan daya reaktif (kapasitor eksitasi) generator induksi terisolir, disaat kondisi operasi yang bervariasi agar tegangan terminalnya tetap sesuai dengan yang diinginkan.
  
Pengendalian tegangan dilakukan oleh suatu program simulasi yang menggunakan metode Bairstow's, dan mampu menentukan kebutuhan nilai-nilai kapasitor eksitasi pada setiap perubahan kecepatan putaran dan beban (resistansi). Teknik analisa dan metode yang dihasilkan ini, dapat memberikan ketelitian yang sangat tinggi untuk memprediksi karakteristik tegangan baik pada kondisi beban nol dan beban penuh maupun ketika kecepatan putar mengalami perubahan (range) yang lebar.

Hal ini dapat dibuktikan dengan membanbandingkan hasil program simulasi dengan hasil eksperimen yang memperlihatkan kesesuaian yang tinggi. Eksperimen dilakukan di Laboratorium Konversi Energi Listrik ITB dengan menggunakan step-stepkapasitor dengan kecepatan penggerak mula (motor DC) dan beban resistif yang berubah-ubah untuk mencapai tegangan yang diinginkan konstan.

Jumat, 14 November 2014


MODIFIKASI MOORING WINCH PADA KAPAL KERUK MERAPIN

ANALYSIS STUDY OF DREDGE STABILITY FROM CONSEQUENCE OF MODIFICATION LAND OPERASION TO SEA OPERASION

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-04-16 14:42:50
Oleh : ERIK JEREMIA M.S (NIM : 13104127); Dosen pembimbing : Dr. Ir. Bagus Budiwantoro, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2010, dengan 7 file

Keyword :
 Kapal keruk merapin, mooring winch, analisis gaya, 

Kapal keruk merapin adalah kapal keruk milik PT. Koba Tin yang beroperasi sejak 1987 sampai 2002 untuk kondisi operasi tambang timah di darat. PT Koba Tin berrencana untuk mengaktifkan kembali kapal keruk merapin dan mengoperasikannya di lepas pantai. Untuk memenuhinya berbagai macam perbaikan dan modifikasi rancangan kapal keruk diperlukan. Salah satu perbaikan dan modifikasi yang harus dilakukan yaitu pada mooring winch. Hal ini dilakukan karena beban yang diperlukan untuk menggerakkan kapal bertambah sebagai akibat dari penambahan peralatan di atas kapal keruk, penambahan panjang ladder dan pengoperasian kapal di laut agar mooring winch dapat menggerakkan kapal dengan aman terlebih untuk pengoperasian lepas pantai. Dalam tugas akhir ini dilakukan analisis gaya yang diperlukan untuk menggerakkan kapal kedepan dan kesamping.

Besarnya gaya untuk menggerakkan kapal ini kemudian digunakan untuk menentukkan spesifikasi komponen-komponen utama mooring winch seperti wire rope, motor listrik, pulley penghantar, drum, sistem transmisi, dan kekuatan struktur pulley penghantar samping. Setelah mendapatkan spesifikasi komponen-komponen mooring winch yang akan digunakan maka dapat diperkirakan berat komponen-komponen tersebut. Data berat tersebut kemudian digunakan untuk mensimulasikan kekuatan struktur pondasi mooring winch yang akan digunakan.

Dari hasil analisis didapatkan gaya yang terbesar untuk menggerakkan kapal adalah ketika kapal bergerak kedepan yaitu sebesar 453,22 kN dan diameter kabel baja yang digunakan adalah sebesar 44 mm. Untuk sistem mooring winch digunakan 1 buah motor dengan daya 125 Hp dan putaran 1000 rpm. Tegangan maksimum pada pulley penghantar samping terjadi pada cast steel pintle bearing connector sebesar 179,24 Mpa. Tegangan von mises maksimum pada pondasi Mooring Winch yang terjadi sebesar 129 Mpa.


PENGAMATAN KARAKTERISTIK POMPA EZ 200 EBARA

CHARACTERISTIC EVALUATION OF EBARA EZ 200 PUMP

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-03-26 11:17:45
Oleh : WIDI EKA PUTRA (NIM : 13104151); Pimbimbing Utama : Ir. Arianto Santoso, M.Sc, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 8 file

Keyword : pompa; pompa EZ 200 EBARA


Penggunaan pompa dewasa ini semakin meningkat, sehingga dalam pemilihan pompa perlu diperhatikan dan dipertimbangkan karakteristik performansi pompa. Untuk mendapatkan karakteristik performansi pompa perlu dilakukan pengamatan terhadap karakteristik performansi pompa secara eksperimental. Dalam tugas sarjana ini dilakukan pengujian terhadap pompa EZ 200 yang merupakan pompa sentrifugal beraliran radial horizontal, dengan tipe volut, isapan ujung dan impeler tertutup. 

Pengujian pompa dilakukan dengan putaran poros pompa yang konstan dan debit aliran yang berubah-ubah. Putaran konstan poros pompa diatur dengan mengubah-ubah perbandingan ukuran puli yang digunakan pada poros pompa dan poros motor penggerak, sehingga didapatkan putaran konstan poros pompa sebesar 1270 RPM, 1450 RPM, 1650 RPM, dan 2900 RPM. Pengaturan debit aliran dilakukan dengan mengubah-ubah bukaan katup gerbang yang terdapat pada pipa saluran keluar pompa sebesar 0, 1/8, 2/8, 3/8,4/8, 5/8, 6/8, 7/8, dan 8/8. 

Dari hasil pengujian pompa didapatkan efisiensi tertinggi berada pada putaran 1450 RPM dan bukaan katup sebesar 2/8, dengan debit aliran sebesar 0,0056 m3/s. Dari analisis kavitasi diperoleh harga NPSH yang tersedia pada instalasi pengujian pompa sebesar 6,88 m, sedangkan harga NPSH yang diperlukan sebesar 2,96 m. Dari analisis segitiga kecepatan pada kondisi efisiensi tertinggi diperoleh besar head teoritik sebesar 17,25 m, sedangkan head aktual berdasarkan hasil pengujian adalah sebesar 13,48 m.


ANALISIS GAYA LINIER OLEH POTENSIAL KECEPATAN GELOMBANG DATANG DENGAN CARA PEMBERIAN PANEL PADA STRUKTUR

Master Theses from / 2004-12-09 01:37:27
Oleh : Roni Hotma Tua Sinaga, S2 - Civil Engineering
Dibuat : 1999-00-00, dengan 1 file
 
 

Keyword : dunia kelautan, dunia teknologi, kebutuhan manusia, gelombang laut.

Perkembangan akan dunia kelautan akhir-akhir ini semakin pesat. Hal ini berkaitan dengan perkembangan dunia teknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik itu berupa bahan-bahan mineral, transportasi maupun untuk industri perikanan. Untuk itu maka perhitungan gaya-gaya akibat gelombang laut terhadap struktur sangat diperlukan. Hal ini tentu saja berkaitan erat dengan pendesainan struktur itu sendiri. Untuk menghitung gaya-gaya yang terjadi terhadap struktur ada beberapa cara, salah satunya yaitu dengan cara menggunakan persamaan Bernoulli dengan menyelesaikan potensial kecepatan gelombang. Perhitungan dilakukan dengan asumsi gelombang reguler dan aliran tidak kental (nonviskos), irrotasional serta struktur dalam keadaan diam (tanpa kecepatan).

Tulisan ini menyajikan cara sederhana dan cepat untuk menghitung gaya suatu struktur oleh akibat adanya gelombang. Untuk itu yang digunakan hanyalah potensial kecepatan gelombang datang saja. Untuk dapat menghitung gaya-gaya yang dialami benda dengan bentuk yang unik maka dibuat suatu cara dengan menggunakan potensial kecepatan gelombang datang tadi ke dalam koordinat polar sehingga struktur tersebut dibagi-bagi dalam bentuk panelpanel sampai panel-panel tersebut mendekati bentuk asli strukturnya. Sehingga diharapkan diperoleh basil bisa diterima akan besarnya gaya dan posisi cancellation frequency dari struktur tersebut.
 Dari perhitungan yang dilakukan maka dengan cara pemberian panel diperoleh bahwa basil untuk gaya surge besar gaya dan posisi cancellation frequency cukup mendekati apabila dibandingkan dengan cara kartesian, namun untuk heave dan pitch basil yang diperoleh berbeda. Hal ini disebabkan oleh pemberian panel ke bawah memberikan suatu beda tinggi draft (z) yang cukup besar sehingga memberikan basil yang sangat berbeda apabila dibandingkan dengan cara kartesian yang besar draftnya konstan, perbedaan yang sangat besar terutama di sudut struktur dan sisi vertikalnya.

Senin, 10 November 2014



ANALISIS PENGARUH SIKAP, NORMA SUBYEKTIF DAN KONTROL PERILAKU YANG DIRASAKAN TERHADAP MOTIF ADOPSI LAYANAN IPTV DALAM TRIPLE-PLAY SERVICE
Master Theses from JBPTITBPP / 2010-02-12 10:27:55
Oleh : ANDI AUDY OCEANTO (NIM 23406006), S2 - Industrial Engineering and Management
Dibuat : 2009, dengan 8 file

Keyword : sikap, norma subyektif, kontrol perilaku, services
Industri telekomunikasi di Indonesia telah berubah total setelah mulainya era kompetisi yang ketat dengan beroperasinya 11 operator telekomunikasi. Pola kebiasaan bertelekomunikasi masyarakat juga sudah bergeser dari telepon tetap kabel (POTS) menjadi telepon bergerak akibat murahnya tarif yang ditawarkan. Hal ini menyebabkan POTS yang diandalkan PT. Telkom Indonesia sebagai penyumbang pendapatan unconsolidated terbesar cenderung untuk terus menurun pendapatannya dari tahun ke tahun. Namun di sisi lain, perkembangan teknologi dan tren industri telekomunikasi dunia juga telah berubah sejak adanya teknologi ADSL 2/2+.
Dengan teknologi ini, dimungkinkan untuk diluncurkannya layanan baru dalam satu kabel telepon yang sama selain layanan telepon, yaitu layanan internet kecepatan tinggi, dan juga layanan yang mampu mendeliver gambar bergerak (video) yang interaktif dalam suatu jaringan yang aman dan handal, dikenal dengan istilah Internet Protocol Television (IPTV). Dengan strategi bundling layanan menjadi triple-play service, layanan IPTV ini dipercaya akan menjadi andalan bagi operator telco dunia sebagai mesin pendapatan baru untuk mengkompensasi turunnya pendapatan dari segmen POTS. Berdasarkan penelitian sebelumnya tentang adopsi peralatan informasi rumah tangga oleh Choi dkk (2003), penelitian ini akan menyelediki pengaruh sikap, norma subyektif dan kontrol perilaku yang dirasakan terhadap motif seseorang untuk mengadopsi layanan IPTV. Dari hasil penelitian terhadap 247 responden yaitu pelanggan Speedy PT. Telkom sebagai pelanggan potensial layanan IPTV di Bandung, diketahui bahwa motif mengadopsi layanan IPTV hanya dipengaruhi oleh kontrol perilaku yang dirasakan, yang dibentuk oleh faktor perubahan teknologi secara cepat dan faktor biaya.
Hal ini disebabkan oleh daya beli sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai negara berkembang yang masih rendah, apalagi untuk mengadopsi suatu teknologi tinggi untuk hiburan di rumah. Dengan demikian, perusahaan penyedia layanan perlu mempersiapkan strategi yang tepat sebelum layanan IPTV ini diluncurkan, yaitu dengan stategi generik yang terdiri atas "diferensiasi layanan" dan "penyedia layanan berharga murah" dalam hal "Kompetensi Pasar"; "pangsa pasar terluas" sebagai target pasar perusahaan dalam hal "Cakupan Pasar"; serta strategi "menunggu dan memperbaiki" dengan menunggu momentum yang tepat sambil mempelajari kekuatan dan kelemahan kompetitor dalam industri televisi berbayar dalam hal "Waktu Pemasaran".



PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENGANALISIS SINYAL DINAMIK MULTIKANAL BERBASIS KARTU AKUISISI DATA DAQCARD 6024E
DEVELOPMENT OF MULTICHANNEL DYNAMIC SIGNAL ANALYZER SOFTWARE USING DAQCARD 6024E DATA ACQUISITION CARD
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-04-17 10:51:26
Oleh : ANGGA HENDRA WARDHANA (NIM : 13105103); Pembimbing : Dr. Ir. Zainal Abidin, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2010, dengan 7 file

Keyword : Penganalisis Sinyal Dinamik Multikanal, Kartu Akuisisi Data, DAQcard 6024E, PCMCIA, grafis LabVIEW 8.5.
Laboratorium Dinamika program studi Teknik Mesin ITB telah mengembangkan beberapa perangkat akuisisi data untuk pengukuran getaran. Dari perangkat akuisisi data yang ada, terdapat satu masalah yang sering muncul dalam pengukuran sinyal getaran, yaitu adanya sinyal pengganggu dari tegangan listrik jala-jala. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan perangkat keras pengakuisisi sinyal dinamik yang berbasis komputer portable atau laptop. Perangkat keras ini memerlukan perangkat lunak untuk mengontrol perangkat keras tersebut.

            Pada penelitian ini telah berhasil dikembangkan perangkat lunak penganalisis sinyal dinamik multikanal berbasis komputer portable atau laptop yang digunakan untuk
mengontrol kartu akuisisi data DAQcard 602E (PCMCIA). Perangkat lunak ini dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman grafis LabVIEW 8.5. Perangkat lunak yang dikembangkan ini mampu mengakuisisi 16 kanal sinyal masukan analog. Perangkat lunak ini mampu mengolah dan menampilkan spektrum linier, peta spektrum, dan order tracking. Selain itu, perangkat lunak ini dilengkapi dengan fasilitas penyimpanan data otomatis, grafik kecenderungan tingkat getaran, dan pendeteksi sinyal masukan yang terlalu kecil atau terlalu besar.
Untuk mengetahui unjuk kerja dari perangkat akuisisi data yang telah dikembangkan, maka dilakukan kalibrasi dan pengujian. Berdasarkan hasil kalibrasi dan pengujian pada uji massa tak seimbang dapat disimpulkan bahwa perangkat lunak yang dikembangkan sudah dapat beroperasi dengan baik. Kesalahan pembacaan data pengukuran yang kadang muncul dikarenakan tidak adanya perangkat pendukung berupa anti-aliasing filter, rendahnya frekuensi cuplik atau adanya sinyal pengganggu. Untuk mengatasi kendala tidak adanya anti-aliasing filter, dapat dilakukan dengan peningkatan frekuensi cuplik. Dari hasil pengujian kehandalan memperlihatkan bahwa perangkat lunak dapat mengakuisisi dan menyimpan data secara konsisten selama hampir 20 jam.


PENERAPAN Q LEARNING PADA APLIKASI BOARD-GAME
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2008-05-08 10:18:41
Oleh : YUS GIAS VEMBRINA (NIM 13503042), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : pembelajaran mesin, Q learning, board-game
Q learning adalah sebuah algoritma yang merupakan bagian dari bidang ilmu pembelajaran mesin. Pada tugas akhir ini dicoba untuk menerapkan Q learning agar komputer dapat mempelajari board-game.
            Analisis mengenai karakteristik Q learning terkait dengan board-game dibahas terlebih dahulu, termasuk di dalamnya pemberian nilai, pemilihan aksi, dan penghitungan nilai ??. Kemudian, dibuat sebuah aplikasi yang memfasilitasi pelaksanaan pelatihan komputer dan permainan antara komputer dan manusia.
             Dari pengujian aplikasi yang dihasilkan, didapatkan bahwa Q learning dapat diterapkan untuk mempelajari board-game tic-tac-toe. Namun, hasil pembelajarannya belum optimal. Beberapa hal yang patut diperhatikan menyangkut hal tersebut adalah aktivitas eksplorasi-eksploitasi selama proses pembelajan, pemberian nilai, dan cara memandang susunan papan permainan.