PENGARUH KECEPATAN PUTAR, BEBAN, DAN
KEKENTALAN PELUMAS BANTALAN GELINDING PADA NILAI SHOCK PULSE, GETARAN, DAN
TEMPERATUR
INFLUENCE OF ROTATING SPEED, LOAD, AND
LUBRICANT VISCOSITY OF ROLLING BEARING ON SHOCK PULSE VALUE, VIBRATION, AND
TEMPERATURE
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-04-02 10:44:14
Oleh : KHUSCHANDRA (NIM : 131 05 013); Pembimbing : Dr. Ir. Zainal Abidin, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 10 file
Oleh : KHUSCHANDRA (NIM : 131 05 013); Pembimbing : Dr. Ir. Zainal Abidin, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 10 file
Bantalan merupakan salah satu komponen yang
mempunyai peranan yang sangat penting dalam suatu mesin rotasi. Ini berarti
bahwa bantalan adalah komponen yang kritis agar suatu mesin dapat beroperasi.
Namun demikian, ada kalanya bantalan rusak sebelum mencapai umur rancangannya.
Kerusakan ini dapat disebabkan oleh suaian yang kurang baik, pelumasan yang
jelek, beban yang berlebih, ataupun kondisi operasi lain yang tidak ideal
terhadap bantalan.
Pada tugas sarjana ini dilakukan penelitian tentang karakteristik bantalan gelinding baru, aus, dan rusak akibat perubahan besar beban, kecepatan putar, dan kekentalan pelumas. Tujuannya adalah untuk mengetahui karakteristik nilai shock pulse, getaran, dan temperatur bantalan gelinding akibat adanya perubahan besar beban, kecepatan putar, dan kekentalan pelumas.
Berdasarkan hasil pengujian pada tiga bantalan uji, diperoleh kesimpulan bahwa nilai shock pulse memiliki keterulangan dan histerisis yang lebih baik dibandingkan nilai getaran.
Pada tugas sarjana ini dilakukan penelitian tentang karakteristik bantalan gelinding baru, aus, dan rusak akibat perubahan besar beban, kecepatan putar, dan kekentalan pelumas. Tujuannya adalah untuk mengetahui karakteristik nilai shock pulse, getaran, dan temperatur bantalan gelinding akibat adanya perubahan besar beban, kecepatan putar, dan kekentalan pelumas.
Berdasarkan hasil pengujian pada tiga bantalan uji, diperoleh kesimpulan bahwa nilai shock pulse memiliki keterulangan dan histerisis yang lebih baik dibandingkan nilai getaran.
Nilai
shock pulse dan temperatur meningkat seiring dengan kenaikan kecepatan putar
ataupun beban. Seiring dengan peningkatan kerusakan yang terjadi, nilai dBm,
LR, dan HR cenderung meningkat. Nilai dBc bantalan rusak lebih rendah dari bantalan
aus pada kecepatan putar di bawah 1000 RPM, sedangkan pada kecepatan putar di
atas 1000 RPM, nilai dBc bantalan rusak lebih tinggi dari bantalan aus. Selain
itu, nilai dBm-dBc dan LR-HR untuk bantalan baru dan bantalan aus tidak
memiliki perbedaan yang signifikan, tetapi pada bantalan rusak, nilai dBm-dBc
dan LR-HR memiliki peningkatan yang cukup signifikan. Nilai getaran tidak
menunjukkan kecenderungan yang konsisten seiring dengan peningkatan
kerusakan. Spektrum shock pulse bantalan
aus menunjukkan karakteristik kelonggaran mekanik, sedangkan spektrum shock
pulse bantalan rusak menunjukkan karakteristik kerusakan 1 intasan luar bantalan.
Spektrum getaran pada bantalan aus dan rusak menunjukkan menunjukkan
karakteristik kerusakan lintasan luar bantalan.
oh jadi ada pengaruhnya juga yaa. makasih info nya gus :)
BalasHapusbob bukan yang ini judul nya tata letak yg ini mah gak usah bob..
Hapus